Homeschooling

Homeschooling adalah sebuah kata serapan dari Bahasa Inggris yang berasal dari 2 buah kata, yaitu “Home” dan “Schooling”. Dua buah kata yang akan sulit disatukan jika kita bawa pada pengertian dalam Bahasa Indonesia. Karena bagi masyarakat Indonesia kebanyakan kalau salah satu dari 2 kata tersebut dilakukan, berarti 1 kata yang lain tidak dilakukan. Maksud saya, apabila seseorang sedang ‘Home” berarti dia tidak “Schooling”, begitu juga apabila dia sedang “Schooling”, berarti dia sedang tidak “home”.

Tapi itu jika diterjemahkan mentah-mentah dan maknanya dibawa kedalam Bahasa Indonesia. Tapi seperti yang saya sebut diawal tadi, istilah yang kita gunakan ini adalah istilah serapan dari Bahasa Inggris.

“Untuk memahami suatu Bahasa, gunakan cara sebagaimana bangsa yang menggunakannya”

Apa itu Homeschooling?

Istilah homeschooling dipakai untuk mendefinisikan sebuah program pendidikan keluarga dan lingkungan atau dengan kata lain sebuah konsep pendidikan diluar jalur formal.

Kegiatan belajar pada program homeschooling walaupun tidak selalu dilaksanakan dirumah, akan tetapi sebagian besar dilaksanakan dirumah.

Dalam homeschooling peran orang tua menjadi sangat penting dimana orang tua dapat berperan sebagai guru,  sebagai penanggung jawab dan juga sebagai perencana.

Macam-macam Homeschooling

Model homeschooling dapat dibedakan mejadi beberapa macam :

  1. Homeschooling tunggal. Model ini dilaksanakan dalam satu keluarga dan tidak bergabung dengan keluarga lainnya yang melakukan homeschooling terhadap anak-anaknya.
  2. Homeschooling majemuk. Model ini dilaksanakan oleh beberapa keluarga dengan kegiatan-kegiatan tertentu juga kegiatan pokok dan kegiatannya tetap dilaksanakan di rumah masing-masing.
  3. Komunitas homeschooling. Komunitas homeschooling adalah gabungan dari komunitas majemuk dan mereka menyusun dan menentukan silabus, bahan ajar, kegiatan pokok, dan hal-hal lainnya. Model inilah yang diterapkan oleh PKBM Mandiri An Nuur

Kelebihan dari program homeschooling

Dengan sistem belajar mandiri, banyak manfaat dan kelebihan yang bisa diperoleh dari metode homeschooling ini diantaranya :

  • Waktu dan metode belajar dapat diatur dan lebih disesuaikan pada kebutuhan peserta didik, sehingga capaian dan beban belajar dapat dimonitor maksimal.
  • Bahan belajar lebih luas. Dengan memanfaatkan fasilitas yang ada seperti internet, materi pelajaran menjadi lebih banyak.
  • Hasil lebih maksimal. karena pelajaran yang diterima dapat disesuaikan langsung dengan tingkat pemahaman peserta didik pada level pendidikannya.

Dari beberapa kelebihan tersebut, ada juga kekurangan dari program homeschooling ini, diantaranya :

  • Kesulitan melatih disiplin pada peserta didik. karena sistem belajar dijalankan oleh keluarga, terkadang ditemukan kesulitan dalam penerapan disiplin.
  • Hasil capaian belajar yang tidak jelas. Hal ini disebabkan beberapa hal diantaranya, evaluasi belajar yang tidak terprogram secara sistematis, dan standar penilaian yang tidak sesuai dengan yang diterapkan pada lembaga formal.
  • Permasalahan dalam program. Disebabkan antara lain karena, kompetensi atau kemampuan orang tua sebagai perencana yang kurang, tidak terlaksananya program karena kurangnya disiplin, serta hambaan biaya dalam mengakses bahan ajar.

Itulah sekilas tentang homeschooling, semoga bermanfaat.

 

4 pemikiran pada “Homeschooling”

error: Afwan: Konten terproteksi !!
%d blogger menyukai ini: